Sabtu, 29 Oktober 2011

Pengertian statistika dasar

Definisi Statistika  
Statistika adalah cabang ilmu yang mempelajari tentang bagaimana mengumpulkan, menganalisis dan
menginterpretasikan data. Atau dengan kata lain, statistika menjadi semacam alat dalam melakukan suatu
riset empiris.
Dalam menganalisis data, para ilmuwan menggambarkan persepsinya tentang suatu fenomena. Deskripsi
yang sudah stabil tentang suatu fenomena seringkali mampu menjelaskan suatu teori. (Walaupun demikian,
orang dapat saja berargumentasi bahwa ilmu biasanya menggambarkan  bagaimana sesuatu itu terjadi,
bukannya  mengapa). Penemuan teori baru merupakan suatu proses kreatif yang didapat dengan cara


Deskripsi Data


Pada bab ini kita melanjutkan pengembangan metode deskripsi data dengan cara menemukan suatu nilai yang dapat mewakili sekumpulan data.
Nilai ini merupakan ukuran tendensi sentral atau ukuran kecenderungan pemusatan, dalam bahasa umum disebut rata-rata.

Ukuran tendensi pemusatan : suatu nilai yang merangkum sekumpulan data. Ukuran ini menunjukan nilai yang berada ditengah-tengah.
Contoh : - rata-rata kecepatan mobil yang melewati Jl. Ahmad Yani adalah 37 km/jam.
                - rata-rata  Persebaya memasukkan 2,1 gol pada setiap pertandingan.

Deskripsi Data & Ukuran Penyebaran


4.1. Pendahuluan
            Setelah mempelajari mengenai ukuran pemusatan, seperti mean atau median, dapat disimpulkan bahwa ukuran pemusatan hanya memberi informasi tentang data yang berada di tengah.
            Namun ukuran pemusatan tidak memberi informasi tentang penyebaran data.
Nilai penyebaran yang kecil menunjukkan bahwa data tersebar dekat dengan rata-rata/ mean. Sebaliknya nilai dispersi yang besar menunjukkan data tersebar jauh dari mean, artinya mean tidak representatif terhadap data.
4.2. Ukuran Penyebaran

Statistika

Apakah statistika itu?
Definisi :
Ilmu untuk mengumpulkan, mengelompokkan, menampilkan, menganalisa, dan meng-interpretasi-kan data untuk membantu dalam pengambilan keputusan yang efektif.
Alasan mengapa statistika diperlukan :
·         Banyaknya informasi dalam bentuk numerik/angka.
·         Teknik statistika membantu pengambilan keputusan yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari
·         Metode statistika membantu dalam memahami mengapa & bagaimana keputusan diambil.

Momen dan Entropi dari Dua Peubah Acak

Seringkali dalam menganalisa suatu distribusi data, orang tertarik pada dua atau lebih peubah acak. Dari dua peubah acak ingin diketahui kebebasan peubah acak yang satu dengan yang lain. Ukuran-ukuran yang dipakai pada satu peubah acak juga bisa digunakan di dua atau lebih peubah acak. Pada sub bab ini, dibahas momen dan entropi dari dua peubah acak.

Misal X1, X2 peubah acak dengan fungsi distribusi kumulatif pmf  atau pdf . Kebebasan dari dua peubah acak didefinisikan sebagai
, untuk dua peubah acak diskrit


, untuk dua peubah acak kontinu

Momen dan Entropi Satu Variabel Acak


Dalam mengamati distribusi, ingin diketahui pemusatan data tersebut, disebut dengan mean. Pada data, ukuran ini dapat ditaksir oleh yang didapat dari momen pertama  ram momen.  
(2.1)
Secara umum, raw momen didefinisikan sebagai (2.2)                                   
Akan tetapi ingin juga diketahui ukuran lain seperti ukuran penyebarannya. Salah satu ukuran penyebaran adalah variansi, yang merupakan momen pertama dari central momen.
(2.3)
Central momen dituliskan sebagai

Fungsi


Fungsi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Fungsi, dalam istilah matematika adalah pemetaan setiap elemen sebuah himpunan kepada elemen himpunan yang lain. Istilah ini berbeda pengertiannya dengan kata yang sama yang dipakai sehari-hari, seperti “alatnya berfungsi dengan baik.” Konsep fungsi adalah salah satu konsep dasar dari matematika dan setiap ilmu kuantitatif. Istilah "fungsi", "pemetaan", "peta", "transformasi", dan "operator" biasanya dipakai secara sinonim.Daftar isi [sembunyikan]

Muatan Listrik


Muatan listrik

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Muatan listrik, Q, adalah pengukuran muatan dasar yang dimiliki suatu benda. Satuan Q adalah coulomb, yang merupakan 6.24 x 1018 muatan dasar. Q adalah sifat dasar yang dimiliki oleh materi baik itu berupa proton (muatan positif) maupun elektron (muatan negatif). Muatan listrik total suatu atom atau materi ini bisa positif, jika atomnya kekurangan elektron. Sementara atom yang kelebihan elektron akan bermuatan negatif. Besarnya muatan tergantung dari kelebihan atau kekurangan elektron ini, oleh karena itu muatan materi/atom merupakan kelipatan dari satuan Q dasar. Dalam atom yang netral, jumlah proton akan sama dengan jumlah elektron yang mengelilinginya (membentuk muatan total yang netral atau tak bermuatan).

Muatan listrik partikel